7 Dampak Buruk Terlalu Sering Mengikat Rambut

Share
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin

Bagi wanita yang mempunyai rambut panjang, mengikat rambut merupakan suatu pilihan yang tepat saat melakukan banyak aktivitas. Mengikat rambut dinilai lebih praktis dan dapat mengurangi rasa panas dan gerah.

Selain itu, mengikat rambut juga dapat dilakukan untuk menata rambut sesuai dengan keinginan kita. Bahkan mengikat rambut sudah menjadi trend untuk menunjang penampilan.

Namun ada hal yang perlu kalian tahu bahwa mengikat rambut selain mempunyai fungsi yang positif, ternyata juga punya dampak negatif lho! Mengikat rambut terlalu lama dan terlalu kencang justru tidak baik untuk kesehatan rambut itu sendiri.

Berikut adalah beberapa dampak buruk yang dapat terjadi apabila kamu terlalu sering mengikat rambut!

 

1. Menyebabkan kerontokan rambut

Meskipun mengikat rambut terasa lebih praktis, namun mengikat rambut terus-menerus dan terlalu kencang akan mengakibatkan akar rambut melemah sehingga menyebabkan rambut rontok.

Semakin rambut diikat dalam waktu yang lama ternyata dapat menyebabkan rontoknya rambut dan merusak folikel rambut. Untuk itu, tidak ada salahnya sesekali biarkan rambutmu terurai dan istirahat.

 

2. Menyebabkan rambut patah

Mengikat rambut terlalu sering dapat menghambat peredaran darah dan oksigen sehingga menyebabkan rambut menjadi rapuh, rentan rusak, dan mudah patah. Apalagi kalau kamu mengikatnya di tempat yang sama.

Selain itu, apabila dibiarkan mengikat rambut terlalu sering juga bisa mengakibatkan kebotakan lho!

 

3. Menyebabkan kepala pusing

Siapa yang pernah mengikat rambut kemudian merasa pusing? Ternyata, ikatan rambut yang terlalu kencang dapat menyebabkan sirkulasi di kulit kepala terhambat dan peredaran darah menjadi kurang lancar. Hal itu akan membuat saraf-saraf di kepala menjadi tertarik dan menyebabkan kepalamu terasa pusing.

 

4. Menyebabkan ketombe dan gatal

Terlalu sering mengikat rambut juga dapat menyebabkan ketombe dan gatal pada kulit kepala. Hal ini terjadi karena sirkulasi rambut terlalu rapat sehingga air tidak cepat menguap dan membuat kulit kepala mudah gatal.

 

5. Menyebabkan munculnya jamur dan bakteri

Jangan mengikat rambut setelah keramas atau dalam keadaan rambut masih basah. Karena mengikat rambut dalam keadaan lembap bisa memicu munculnya jamur dan bakteri di kulit kepala.

Kondisi kulit kepala yang lembap ini akan bertahan selama kamu beraktivitas. Tentu saja hal ini akan menjadi tempat sempurna untuk bakteri berkembang biak sehingga akan meningkatkan risiko iritasi pada kulit kepala. Bahkan, parahnya lagi kondisi ini juga sangat mungkin menimbulkan infeksi jamur pada kulit kepala.

 

6. Menyebabkan rambut berminyak

Sudah dijelaskan pada poin sebelumnya bahwa saat mengikat rambut terlalu lama dapat menghambat sirkulasi udara di kulit kepala. Hal itu ternyata dapat menyebabkan kulit kepala menghasilkan minyak secara berlebih yang mengakibatkan rambut mudah lepek.

 

7. Menghambat pertumbuhan rambut

Peradangan akan terjadi di sekitar folikel rambut apabila kamu terus-terusan mengikat rambutmu. Hal ini tentu saja akan menyebabkan pertumbuhan rambutmu menjadi terganggu. Biarkan sesekali rambutmu terurai agar mendapatkan udara yang cukup.

 

Itulah beberapa dampak buruk akibat terlalu sering mengikat rambut. Hati-hati girls!