Inilah Destinasi Gua Kreo di Semarang

Share
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin

Semarang, rupanya tak hanya nge-hits dengan Festival Cheng Ho. Tak cuma ngetop dengan story telling Sam Poo Kong. Di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati, ada juga atraksi wisata yang oke punya. Namanya, Gua Kreo.

Destinasinya keren. Spotnya tak kalah keren dari Bali Sacred Monkey Forest yang pernah dikunjungi selebritis Hollywood, Paris Hilton dan Julia Roberts.

Bentang alamnya keren. Selain suguhan alam perbukitan dan Waduk Jatibarang, pengunjung akan dibuat seru dengan banyaknya kera liar di sana. Nuansanya sangat mirip dengan Bali Sacred Monkey Forest yang ada di Ubud.

“Kera-kera ini seolah menyambut tamu yang datang ke objek wisata. Lalu menyerbu untuk meminta makanan,” terang Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, Sabtu (4/8).

1. Ratusan kera jinak menemani para wisatawan yang berdatangan ke Gua Kreo

Ratusan kera ekor panjang itu sudah jinak. Malah suka bercengkerama dengan manusia. Tersebar di area objek wisata seolah menemani para tamunya.

“Tempatnya memang istimewa. Sambil menunggu Festival Cheng Ho, travellers bisa menyempatkan ke sana. Saya jamin, pasti banyak keseruan yang didapat,” timpal Kadisparbud Kota Semarang, Indriyasari.

2. Rute perjalanan menuju Gua Kreo

Bagi yang ingin Plesiran ke Gua Kreo, silakan klik Google Maps. Tinggal sekali klik, semua langsung beres. Lokasinya ada di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati.

“Dari bandara sekitar 13 km ke arah Manyaran lalu ambil arah pasar Gunungpati.Nanti akan ketemu gapura Gua Kreo di pinggir jalan sebelah kanan. Dari arah Ungaran juga menuju Gunungpati. Sampai pertigaan pasar Gunungpati belok kanan. Sekitar 3 km ketemu gapura Gua Kreo masuk ke kiri,” tambah wanita yang akrab disapa Iin itu.

Story telling-nya juga mumpuni. Dari cerita yang ada, gua ini pernah digunakan Sunan Kalijaga untuk bertapa.

3. Dua hal yang menjadi daya tarik wisata ini

“Pertama, destinasinya menjadi sarang ratusan kera liar. Jika beruntung, pengunjung bisa mengajak berfoto selfie,” terang Ketua Tim Pelaksana CoE Kemenpar, Esthy Reko Astuty.

Nomor duanya, surganya fotografi. Dari mulai kera, tekstur batu doa, jembatan gantung, sampai bendungan air Waduk Jatibarang, semuanya sangat Instagramable.

Destinasinya juga sangat family friendly. Warung makan, ayunan, papan luncur, gazebo pandang, dan area parkir yang luas, dipastikan siap menyapa setiap tamu. Itu belum termasuk musala, kamar mandi, dan tempat- tempat duduk yang nyaman.

4. Gua Kreo salah satu kombinasi objek wisata yang sempurna

Menpar Arief Yahya menyebut 60 persen wisman ke Indonesia karena culture atau ingin merasakan atmosfer budaya lokal. Sisanya, 35 persen faktor alam atau nature dan 5 persen man made atau wisata yang di-create orang, seperti sport event, MICE, show music dan lainnya.

“Gua Kreo di Semarang adalah kombinasi yang sempurna. Nature-nya keren, ramah keluarga, juga Instagramable. Wisatawan yang ke sana pasti suka dengan suasana alam tropis di Gua Kreo,” ujarnya.